Selasa, 15 Maret 2011

Alasan Mengapa Baret TNI Dipasang Miring !


Mangapa Baret Dipasang Miring ? itulah pertanyaan pertama yang ada di benak saya sewaktu melihat baret tentara, polisi dan pramuka. Baret ini ada yang miring ke kiri dan ada yang miring ke kanan. Jadi kemana arah miring baret mempunyai arti tersendiri.

Topi baret hanya dikenakan oleh tentara yang memiliki fungsi tempur. Di negara kita, setiap "angkatan" memiliki pasukan tempurnya, dan warna baretnya masing-masing.

Ada Baret Merah milik KOPASSUS, Baret Jingga Milik PASKHAS AU, Baret Hijau milik KOSTRAD, Baret Hitam milik KAVELERI, dan sebagainya.

Semua baret itu dikenakan "miring" ke kanan, artinya posisi "emblem" ada di kiri pemakai, dan miring ke kanan.

Tapi coba lihat baret milik POLISI MILITER yang biru muda itu, atau baret biru tua milik BRIMOB, atau milik korps RESERSE, miringya bukan ke kanan tapi ke kiri.

Baret yang "miring" ke kiri adalah baret yang dikenakan oleh pasukan yang memiliki tugas kemanan dan pengamanan serta penegakkan hukum.Sedangkan yang miring kekanan artinya pasukan itu adalah pasukan siap tempur.

Ada juga nih pramuka ternyata pramuka yang baretnya miring ke kanan yang artinya pasukan ini adalah pasukan siap tempur.

Menurut sejarah ini dikarenakan pramuka pada saat itu menjadi pasukan cadangan dalam pertempuran.

Read More >>

Sabtu, 12 Maret 2011

Ular Nakal Gigit Puting Payudara Seorang Model Seksi (Video)

Sebuah video beredar di YouTube memperlihatkan seorang model yang puting payudaranya digigit seekor ular ketika sedang melakukan pemotretan.

Model bernama Orit Fox ini sedang berpose dengan seekor ular besar ketika ular itu tiba-tiba menggigit puting payudaranya.

Model ini kemudian berhasil diselamatkan oleh seorang pria yang melepaskan ular nakal itu dari gigitan yang hampir membuat puting payudaranya hampir lenyap. Video ini pertama kali di-posting di situs Youku China dan di-posting lagi di YouTube 5 Maret lalu. Saat pertama kali di-posting, video ini langsung mencapai 450 hits dan di YouTube kini sudah mencapai hampir 14 ribu hits. Video Dibawah !



Read More >>

Rabu, 09 Maret 2011

Kura-kura Raksasa Legendaris Dari Vietnam !


Ribuan orang berkumpul di sebuah danau tercemar di ibukota Vietnam, Hanoi, untuk menyaksikan upaya penyelamatan kura-kura raksasa langka yang menjadi bagian budaya rakyat Vietnam.

Rekaman video televisi minggu ini menunjukkan kura-kura air tawar seberat 200 kilogram dengan luka menganga pada leher dan kakinya.

Sejumlah pekerja terlihat berupaya menjauhkan atau mendorong kura-kura ini dari pembuangan air dan danau Hoan Kiem yang penuh sampah supaya bisa segera mendapat pengobatan.

Upaya-upaya penyelamatan sejauh ini gagal dan kura-kura raksasa ini menghindar dari penyelamat yang berharap bisa menangkapnya dengan jaring besar.

Para pakar mengadakan pertemuan untuk memutuskan apa yang selanjutnya akan dilakukan.

Dikenal sebagai "kakek buyut," kura-kura ini diperkirakan satu dari hanya empat sejenisnya yang masih hidup. Sejarahnya bisa ditelusuri sejak berabad-abad dalam dongeng-dongeng rakyat Vietnam.

Sebagian bahkan percaya kura-kura ini adalah hewan yang sama yang membantu raja Vietnam mengusir pasukan Tiongkok hampir enam abad lalu.

Sejumlah foto kura-kura "kakek buyut" yang dimuat baru-baru ini telah memicu keprihatinan publik. Koran-koran Hanoi mengangkatnya sebagai berita halaman depan dan perbincangan internet penuh dengan dukungan bagi binatang ini.

Read More >>

Jumat, 04 Maret 2011

Video Kejadian Lucu di Liputan 6 Siang !


Perhatikan waiter yang akan membawa pesanan Louisa Kusnandar. Dia menumpahkan minumannya ketika sedang berlangsung acara Liputan 6 Siang!

Read More >>

Kamis, 03 Maret 2011

Sebaiknya Bayi Jangan Tidur Dengan Ayahnya !


Read More >>

Gadis Thailand Berwajah Monyet dan Srigala ( Kasihan ! )


Ia mengidap penyakit langka mutasi kromosom. Namun Supatra Sasuphan tak minder.
Gadis cilik asal Thailand yang menderita penyakit langka, harus menerima kenyataan bahwa wajahnya ditumbuhi bulu liar seperti serigala. ( Video paling bawah ! )

Supatra Sasuphan, 11, awalnya tentu saja sedih karena sering diejek oleh teman-temannya. Namun, kini ia tak minder lagi.

Kendati mengidap sindroma Ambras (penyakit bawaaan akibat mutasi kromosom) yang hanya diderita oleh sekitar 50 orang di seluruh dunia, Sasuphan kini justru mulai percaya diri.
Ia kini justru menyabet gelar Guinnes World Record sebagai gadis pemilik rambut terbanyak.
Hampir seluruh permukaan punggung wajahnya tertutup rambut tebal, kecuali mata dan mulut.
Supatra Sasuphan sudah kebal dengan sapaan 'wajah monyet' atau 'gadis serigala'. Gadis 11 tahun asal Thailand ini tak lagi hirau dengan rambut lebat yang menutupi hampir seluruh permukaan wajahnya, kecuali mata dan area mulut.

Ia tampak sudah berdamai dengan pertumbuhan rambut liar yang juga merayapi permukaan punggungnya. "Saya sudah terbiasa dengan kondisi ini. Saya sepertinya tidak lagi merasakan keberadaan rambut-rambut tersebut," ujarnya kepada Britain's Daily Mail, seperti dikutip dari laman NY Daily News.

Kepercayaan dirinya malah meningkat seiring popularitas. Apalagi, setelah Guinness World Record mencatat namanya sebagai gadis pemilik rambut terbanyak di dunia, 2010. Predikat ini sukses menghapus ejekan orang di sekelilingnya. "Sekarang tidak ada lagi yang memanggil saya dengan muka monyet," ujarnya.

Dad Sammrueng, sang ayah, mengatakan bahwa putri mengalami kelainan itu sejak lahir. Dunia medis menyebutnya dengan sindroma Ambras, berupa penyakit bawaan akibat mutasi kromosom. Sebuah artikel di National Naval Center menyebut, sindroma ini menimpa kurang dari 50 orang di dunia.

Sindroma langka itu membuat Supatra kesulitan bernapas saat lahir. Ia harus menjalani dua kali operasi untuk membantunya bernapas. "Lubang hidungnya hanya satu milimeter. Dia berada di dalam inkubator selama tiga bulan dan menjalani operasi pembesaran lubang hidung menjadi satu setengah milimeter," ujar Dad.

Berhasil melewati masa kritis di awal kehidupannya, Supatra tumbuh sehat. Dia sangat menyukai menari, menonton kartun, dan mendengarkan musik. Dia juga memiliki cita-cita yang tidak kalah dari anak sebayanya. "Saya ingin menjadi dokter sehingga saya bisa menolong pasien ketika mereka terluka," ujarnya. "Saya harap suatu hari saya dapat disembuhkan."



Read More >>